Spirits of Metal: An Exhibition of Bugis Makassar Weaponry

About This Project

Pada hari Rabu, 26 Agustus 2015 sebanyak 20 bilah keris Bugis digelar pada acara Resepsi Diplomatik di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura. Para tamu undangan terdiri dari kalangan korps diplomatik, pejabat tinggi pemerintah Singapura, pejabat militer, akademisi, pengusaha, tokoh agama hingga diaspora Indonesia di luar negeri. Memasuki ruang Riptaloka tempat acara berlangsung, para tamu disuguhi pesona budaya Indonesia berupa pameran keris Bugis Makassar. Sebagian keris tersebut merupakan benda pusaka langka karya nenek moyang Indonesia abad 18 yang tak ternilai harganya.

Adapun pameran keris yang terbuka bagi khalayak ramai diselenggarakan di Central Library, National University of Singapore, pada tanggal 27 Agustus – 4 September 2015. Di sana dipamerkan sebanyak 150 bilah keris, dan pameran ini mendapat antusiasme yang cukup bagus. Setiap harinya pameran ini tidak pernah sepi dari pengunjung, selalu saja ada yang datang silih berganti baik itu mahasiswa dan civitas akademika NUS, para kolektor keris, kelompok masyarakat Bugis yang ada di Singapura, masyarakat umum, bahkan ada masyarakat pencinta keris yang datang jauh dari Kuala Lumpur, Medan, dan Batam.

Sedangkan kegiatan Seminar Kerisnya diselenggarakan pada tanggal 2 September 2015, di Departement of Southeast Asian Studies AS3-06-20-Southeast Asian Studies Seminar Room, National University of Singapore, jam 14.00 – 16.00. Seminar yang diikuti oleh sekitar 50 orang ini, terdiri dari mahasiswa dan dosen jurusan Southeast Asian Studies, perwakilan KBRI, dan masyarakat umum.

Pameran dan Seminar Keris Bugis ini merupakan bagian dari softpower diplomacy yang termurah namun bisa menghasilkan dampak yang luar biasa besar. Walaupun sebenarnya proses promosi budaya ini tergolong sebagai proses yang sangat panjang nyaris tanpa henti dan harus berkesinambungan dengan memanfaatkan setiap momen yang ada.

Category
Events, Galeri